Penggunaan Media Sosial yang Bijak dan Seharusnya Dilakukan

Sosial Media

Semakin banyak orang yang menggunakan media sosial sebagai media hiburan dan melepaskan keluh kesahnya, semakin banyak juga yang tidak menggunakan secara baik dan benar. Nah, tapi tahukah Anda menulis sebuah keluhan di media sosial akan berdampak buruk terhadap diri Anda sendiri? Harusnya Anda dapat menggunakan media sosial dengan lebih bijak dan sesuai dengan porsinya. Dengan begitu, Anda dapat membatasi diri dalam penggunaan media sosial, seperti dapat memilih segala sesuatu yang perlu atau tidak perlu dibagikan kepada khalayak ramai di media sosial.

Selain itu, penggunaan media sosial dengan bijak akan menghindari diri dari penyebar berita-berita palsu yang sering sekali dipercayai oleh orang yang notabene belum memahami berita tersebut, dan baru melihat sekilas. Apalagi sekarang pengguna media sosial sudah sangat banyak dan sudah sangat lebih cerdas, sehingga harus hati-hati dalam menggunakannya.

Sekarang banyak beberapa media sosial yang lebih diatur oleh pemerintah dengan menyepakati adanya undang-undang ITE, seperti saat ini sudah ada undang-undang yang mengatur dan mengontrol penggunaan media sosial. Jika ada yang melanggar undang-undang tersebut akan dengan mudah dikenakan hukuman berupa 6 tahun penjara dan uang tunai sebesar 1 milyar rupiah. Untuk itu jangan pernah menggunakan media sosial yang melanggar aturan main. Lebih baik menjadi pengguna media sosial yang bijak dan seharusnya dilakukan.

Tidak ada salahnya jika Anda menggunakan beberapa media sosial untuk berinteraksi dengan sahabat ataupun teman yang jauh di luar sana. Namun, sangat disarankan untuk menjadi pengguna media sosial yang lebih baik dari sebelumnya. Misal jika Anda sedang ingin menyebarkan artikel-artikel yang ada di gkdi.org/ maka ada baiknya Anda dapat membaca terlebih dahulu artikelnya tentang apa serta memahami betul inti beritanya. Berita ini mengenai apa, apakah akan menyinggung orang lain, apakah bisa membangun para pembacanya dll. Lakukan langkah ini dulu sebentar sebelum berkomentar atau menyebarkannya. Dengan begitu, Anda sudah menyelamatkan generasi muda yang masih dalam proses pencarian jati diri mereka.

Seperti yang sedang hangat beberapa waktu lalu di beritakan seluruh dunia, dari setiap kejadian yang terjadi. Ada yang tidak paham mengenai hal tersebut, langsung saja memberikan pendapat yang mengintimidasi sebuah kaum. Padahal kaum tersebut tidak salah, dan yang salah adalah individu itu sendiri. Pengguna media sosial yang tidak paham akan semua hal mengenai toleransi hingga mengenai sebuah komunitas malah menjadi pemicu pemikiran seseorang agar menjadi negatif antar sesama.

Padahal banyak hal yang harus diketahui sebelum melakukan penyebaran berita tidak benar di media sosial. Cukup berat memang jika ingin menjadi pengguna media sosial yang bijak dan baik. Tapi jika dilakukan atas kesadaran diri sendiri semua akan mudah, Anda dapat sebagai pembaca saja tidak perlu berkomentar jika dirasa komentarnya dapat memicu kemarahan netizen. Selain itu, Anda juga dapat belajar dari setiap kejadian yang ada di media sosial. Semakin hari Anda belajar, akan semakin membaik dan menjadi pengguna media sosial yang bijak dan seharusnya dilakukan.



Komentar

Postingan Populer