Sudah Tahu, Ini Jenis-Jenis Termometer

Termometer

Termometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur), ataupun perubahan suhu. Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti panas dan meter yang berarti untuk mengukur. Prinsip kerja termometer ada bermacam-macam, yang paling umum digunakan adalah termometer air raksa.

Selain untuk mengukur suhu tubuh, alat ini umumnya juga digunakan di laboratorium atau untuk mengukur suhu udara atau suhu objek lain. Fungsi utamanya adalah sebagai alat pengukur suhu. 

Berikut ini merupakan beberapa jenis termometer yang digunakan untuk mengukur suhu badan, diantaranya:

1.    Termometer digital
Alat pengukur suhu badan digital ini umumnya bisa menunjukkan hasil secara cepat dan akurat. Alat pengukur suhu tubuh ini memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda-beda. Anda bisa mendapatkannya di apotek, toko obat, atau toko yang menjual alat-alat kesehatan. Pada alat pengukur suhu tubuh digital ini, diujung alatnya terdapat sensor. Sensor inilah yang bekerja membaca suhu tubuh Anda ketika menyentuh tubuh selama beberapa detik.

2.    Termometer air raksa
Termometer air raksa adalah alat pengukur suhu tubuh manual menggunakan air raksa atau zat merkuri. Alat ini berbentuk tabung gelas berisi air raksa di dalamnya. Anda dapat meletakkannya di bawah lidah untuk mengukur suhu tubuh. Bila diletakkan di bawah lidah, merkuri alias air raksa yang berada dalam tabung gelas akan naik ke ruang kosong dalam tabung. Pada tabungnya, terdapat titik angka penanda suhu. Air raksa yang naik nantinya akan berhenti pada angka yang menunjukkan suhu tubuh Anda.

Sayangnya, alat pengukur suhu tubuh manual ini sudah mulai dilarang penggunaannya. Hal ini bertujuan untuk menghindari bahaya paparan merkuri alias air raksa ke dalam tubuh tubuh.

3.    Termometer empeng bayi
Alat pengukur suhu tubuh yang ini bentuknya mirip seperti empeng atau dot, dan memang digunakan khusus untuk bayi atau anak usia balita. Alat ini digunakan dengan cara dimasukkan ke dalam mulut bayi selama beberapa saat layaknya empeng.  Penggunaan alat ini terbilang cukup sulit dan hasilnya berisiko tidak akurat karena bayi sulit diam untuk beberapa saat.

4.    Termometer telinga
Alat ini digunakan dengan cara mengukur suhu bagian dalam telinga. Pada alat pengukur suhu tubuh ini, terdapat sinar inframerah yang akan membaca panas di dalam telinga.

Pastikan Anda meletakkan alatnya di lubang telinga dengan benar, jangan terlalu dalam dan jangan terlalu jauh.  Tempatkan sensor inframerah tepat di permukaan lubang telinga. Nantinya, hasil suhu tubuh akan muncul di layar alat.

Alat pengukur suhu tubuh ini umumnya digunakan untuk usia bayi dan anak-anak karena lebih mudah digunakan. Pastikan juga bahwa Anda atau anak tidak mengalami infeksi telinga dan sudah membersihkan cairan telinga. Karena terlalu banyak cairan di telinga bisa membuat hasil pembacaan termometer menjadi tidak akurat.

5.    Termometer jidat atau kening
Alat digital ini digunakan untuk mengukur suhu badan lewat sinar inframerah. Anda cukup memosisikan sensor inframerah alat ini ke arah jidat atau kening. Nantinya, sinar inframerah akan membaca panas yang keluar dari kepala. Anda bisa melihat hasil tubuh lewat angka suhu di layar alat ini.

Itulah beberapa jenis thermometer yang sering digunakan dimasyarakat Indonesia, namun perlu diingat sebelum menggunakan alat pengukur suhu ini, ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti:

•    Sebelum mengukur suhu tubuh, pastikan bahwa Anda tidak makan dan minum minuman panas atau dingin. Karena ini bisa mengacaukan suhu tubuh Anda ketika akan diukur. Baiknya, tunggu dulu selama sekitar 10-15 menit setelah makan atau minum.
•    Jangan merokok sebelum mengecek temperatur suhu tubuh
•    Jangan lupa untuk membersihkan termometer sesudah digunakan, terlebih termometer yang digunakan khusus anus.
•    Bila Anda habis berolahraga atau habis mandi pakai air panas, lebih baik tunggu 1 sampai 2 jam agar suhu tubuh asli tidak terpengaruh ketika diukur.

Posting Komentar

0 Komentar